Dalam tulisan di harian Mirror, tersebutlah seorang gembong obat terlarang bernama Andrew Law yang panik karena dikejar polisi. Saat itu, demi menghilangkan jejak ia melempar jaketnya yang berisi narkoba senilai 1400 Poundsterling. Ia membuang jaket itu di sebuah halaman rumah. Setelah melakukan itu, ia berhasil kabur dan lolos dari kejaran polisi.
Namun, karena ingin mendapatkan barang berharga miliknya, ia pun mencoba mencari jaket itu lagi. Karena ponselnya ditinggal bersama jaket yang dibuang, ia pun menghubungi ponsel itu dengan mengirim pesan SMS agar siapapun yang menemukan, bisa segera menghubunginya.
Sayang, karena tak ada yang membalas, ia lantas mengirim SMS lanjutan yang bernada ancaman. Andrew mengancam akan membakar rumah si penemu jaket dan bahkan menembaknya jika tidak segera menghubunginya.
Ternyata, jaket itu sesungguhnya sudah berada di tangan polisi. Jadi, saat meminta dihubungi, Andrew Law justru mengirim petunjuk mengenai keberadaannya. Polisi yang melacak lokasi penjahat itu pun akhirnya dengan mudah meringkusnya. Ada-ada saja yaaa....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
kRitik daN peSan anda akAn memBangunN sayA